Apa Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan Bagi Seorang Wiraswasta?

546 views

kartu bpjs ketenagakerjaan

Hingga sekarang ini sudah cukup banyak pekerja di perusahaan pemerintah maupun swasta yang mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi yang bersangkutan dari resiko kecelakaan kerja maupun peristiwa PHK. Namun demikian, seiring dengan fasilitas yang dapat dinikmati oleh seorang pekerja di perusahaan tertentu setelah ikut program BPJS ini, muncul masalah ketika ada seorang wiraswasta atau pihak perorangan yang juga ingin mendaftar jaminan ketenagakerjaan. Bagi yang memiliki pendapatan usaha lebih setiap bulan, mungkin asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi tertentu bisa menjadi jalan keluar, namun bagaimana dengan pengusaha wiraswasta yang masih dalam tahap usaha kelas menengah? Jika sudah demikian, Anda pasti akan bertanya, sebenarnya seberapa penting BPJS Ketenagakerjaan untuk perorangan? Apa saja yang harus diperhatikan sebelum pengajuan, dan bagaimana cara pengajuan jaminan tersebut? Jika ingin lebih jelas, Anda bisa menyimak informasi berikut.

Alasan pengajuan program

Sejak diresmikan operasionalnya menggantikan Jamsostek 1 Juli 2015, ada beberapa alasan yang mendasari pihak perorangan ingin mengajukan diri untuk ikut program, yaitu:

  • Jaminan yang diberikan dalam program ketenagakerjaan lebih lengkap dan tidak kalah dibanding program asuransi. Hal tersebut karena pada umumnya, program ketenagakerjaan akan langsung meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun. Sedangkan untuk asuransi umumnya hanya bisa memilih salah satu sesuai layanan yang benar-benar diinginkan.
  • Jika dirata-rata, jumlah iuran atau premi yang dibayarkan lebih rendah dibanding rata-rata program asuransi dengan manfaat yang lebih banyak.
  • Proses klaim yang lebih jelas dan terstruktur karena program ini merupakan program pemerintah yang diawasi pelaksanaannya menggunakan UU No 24 thun 2011.
  • Metode pendaftaran maupun cara pembayaran yang diterapkan untuk pengguna perorangan juga hampir sama dengan pengguna perusahaan.

Persiapan pengajuan

Dengan berbagai alasan diatas, tentu Anda tidak akan heran mengapa BPJS Ketenagakerjaan cukup diminati pihak perorangan dan jika Anda termasuk salah satu orang yang tertarik untuk melakukan pengajuan, ada beberapa hal yang harus disiapkan, yaitu:

  1. Perhitungkan omzet pendapatan yang Anda dapatkan setiap bulannya dan pastinya pendapatan tersebut adalah pendapatan bersih yang sudah dikurangi dengan semua alokasi kebutuhan. Hal tersebut perlu Anda lakukan, karena besaran iuran akan dihitung sama besarnya dengan standar iuran yang berasal dari pelaksana perusahaan atau dihitung dari prosentase omzet.
  2. Persiapkan data usaha wiraswasta yang Anda miliki yang sudah dilengkapi dengan dokumen dari pemerintah desa atau kota setempat.
  3. Agar pengajuan Anda disetujui, jangan mengajukan permohonan sendirian. Anda bisa mengajak teman yang memiliki usaha di bidang yang sama dengan Anda atau memiliki omzet pendapatan yang setara. Anda bisa membentuk kelompok non formal yang memiliki panitia sederhana dengan data resmi identitas seluruh anggota.

Cara pengajuan

Ketika tahap persiapan pengajuan sudah dilakukan, Anda bisa langsung mengajukan permohonan untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan cara sebagai berikut.

  • Meminta formulir yang tersedia pada kantor BPJSterdekat dengan tempat tinggal Anda atau mengakses formulir pendaftaran online dengan mengisikan semua data identitas peserta.
  • Menunggu konfirmasi dan verifikasi dari petugas terkait yang umumnya akan Anda dapatkan 2×24 jam setelah Anda melakukan pengajuan. Jika verifikasi sudah dilakukan, Anda hanya tinggal melengkapi persyaratan yang kurang.
  • Berkonsultasi pada customer service kantor jaminan ketenagakerjaan jika Anda mengalami kesulitan selama pengisian dokumen.

 

Leave a reply "Apa Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan Bagi Seorang Wiraswasta?"

Author: 
    author