Pemahaman Alergi dan Efeknya Pada Mental Anak

271 views

alat cek alergi

Alergi adalah gangguan kesehatan yang biasanya sangat familiar bagi para orang tua, di mana reaksi anak bisa bermacam-macam tergantung dari jenis alergi yang dialaminya. Menurut pemahaman alergi yang umum, alergi merupakan masalah sistem ketahanan tubuh yang bereaksi berlebihan terhadap substansi yang masuk ke dalam tubuh, terlepas dari kenyataan bahwa substansi tersebut biasanya tak dianggap berbahaya. Akibatnya, tubuh pun menunjukkan reaksi dengan berbagai cara.

Gejala yang biasa ditunjukkan oleh anak yang mengalami alergi adalah hal-hal berikut ini:

  • Sakit perut maupun diare, atau justru sembelit
  • Kulit yang merah-merah dan gatal, timbul bintik-bintik, terutama di bagian mulut
  • Bersin-bersin maupun batuk, disertai dengan mata yang berair
  • Gangguan pernapasan yang membuat napas jadi berbunyi
  • Jika sudah parah, gangguan pernapasan tersebut bisa membuat sistem pernapasan membengkak, memblokir udara sehingga tak bisa masuk atau keluar.

Karena alergi sendiri biasanya berupa alergi terhadap makanan, apalagi alergi susu, solusinya biasanya adalah dengan memberikan Susu SGM Soya yang terbuat dari kedelai sebagai alternatif. Tapi hanya memberikan solusi mengganti makanan saja tak cukup. Anda juga harus tahu bahwa ada efek psikologis yang bisa didapatkan anak dari alergi tersebut. Kenali ini:

  • Anak akan merasa terisolasi dengan kondisinya, di mana dia tak bisa saling berbagi dengan teman-teman sebayanya, maupun tak bisa bebas berkumpul untuk datang ke pesta ulang tahun karena resiko alergi kambuh.
  • Anak juga akan kesulitan untuk mencoba makanan baru, takut akan alergi yang mengancam, membuatnya hanya suka dengan makanan yang itu-itu saja.
  • Anak juga sering merasa gelisah dan tak nyaman, lantaran tidak yakin tentang makanan yang dikonsumsi nya, dan menjadi tergantung pada orang tuanya.

Itulah pemahaman beragam jenis alergi dan efeknya yang harus Anda waspadai pada anak Anda. Meski hal ini tidak selalu akan terjadi, namun Anda harus bersiap-siap dengan segala kemungkinan yang ada. Datangi dokter anak untuk mengatasi masalah tersebut, demikian juga dengan psikolog anak. Jika anak mendapatkan ajaran dan terapi yang tepat, masalah psikologis ini bisa dihindari.